ketika hati berdetak, yang ada hanya hitam,
ketika otak berpikir, yang ada hanya keraguan,
ketika jiwa berbicara ,yang ada hanya kepalsuan.
ketika tangis berderai, yang ada hanya kekufuran,
merelakan logika diperbudak nafsu,
mengikari jeritan-jeritan riuh dalam kalbu,
perlahan berhenti berotasi untuk memohon,
seakan nafas tidak akan pernah terhenti.
membuat segala pembenaran-pembenaran,
menuntut berbagai jawaban sejalan,
tetap tak mampu mendustai nurani,
Tuhan, aku rindu…